Arinisaka's Blog

Just another WordPress.com weblog

Beradaptasi dengan Zaman Modern November 30, 2009

Filed under: Markplus — arinisaka @ 8:36 am

 David Émile Durkheim adalah seorang pencetus sosiologi modern. Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern. Bersama Herbet Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya, Max Weber, ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis), melainkan lebih kepada penelitian terhadap “fakta-fakta sosial”, istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu. Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada, misalnya, melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu.(dikutip dari Wikipedia).

    Adaptasi di zaman yang semakin canggih ini.Sangat diperlukan untuk  memenuhi kebutuhan sosialnya.Dan ini semua,mungkin tidak dapat lepas begitu saja,dalam kehidupan masyarakat di era New Wave .Situs-situs pertemanan contohnya facebook,friendster ,twitter,my space dan lainnya merupakan salah satu contoh penghubung antara manusia satu dan lainnya ,yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun.Melihat fenomema ini,ternyata  apa yang dikatakan  Emile Durkheim benar adanya, bagaimana masyarakat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern.Melalui situs-situs jejaring social ,semuanya dapat berinteraksi ,saling berlomba-lomba saling mengaktualisassi diri dalam memenuhi kebutuhan social mereka.

Dalam tulisan Hermawan Kertajaya yang berjudul” Kehidupan Sosial Bagi Seluruh Masyarakat New Wave” menyebutkan bahwa manusia dari dulu selalu membutuhkan  rasa untuk berada dan diterima dalam suatu lingkungan social.

Dalam piramida Maslow yang terdiri dari  Kebutuhan fisiologis ,Kebutuhan akan rasa aman ,Kebutuhan sosial ,Kebutuhan status , Aktualisasi diri. Jika dihubungkan dengan pendapat dari Emile ,adaptasi guna mempertahankan integritas dan  koherensasi ,adalah salah satu cara untuk bertahan dalam lingkungan social yang diamana  kebutuhan fisiologis ,didalamnya ada keterkaitan dengan ,kebutuhan akan rasa aman,status dan aktualisasi diri.Konektor social yang kini telah berkembang secara offline maupun online,lebih baik  dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya.Karena dengan itu ,kita dapat mudah beradaptasi di dunia maya ataupun nyata sebagai bentuk usaha dari kita untuk beradaptasi Agar merasa diterima di masyarakat.Sebagai marketer pun ,kita harus memperhatikan perkembangan dan kecanggihan teknologi yang ada,Konektor social  yang ada ,kita gunakan sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian – perhatian orang terhadap sesuatu,Di dunia new wave ini segalanya dianggap gampang dan tidak  perlu repot-repot,dengan banyaknya bermunculan forum-forum di dunia maya,ataupun perkumpulan-perkumpulan yang ada di dunia offline,kita dapat mengekspresikan diri kita sebagai bentuk upaya kita dalam mengeksplore diri kita sendiri.

David Émile Durkheim adalah seorang pencetus sosiologi modern. Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern. Bersama Herbet Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya, Max Weber, ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis), melainkan lebih kepada penelitian terhadap “fakta-fakta sosial”, istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu. Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada, misalnya, melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu.(dikutip dari Wikipedia).

    Adaptasi di zaman yang semakin canggih ini.Sangat diperlukan untuk  memenuhi kebutuhan sosialnya.Dan ini semua,mungkin tidak dapat lepas begitu saja,dalam kehidupan masyarakat di era New Wave .Situs-situs pertemanan contohnya facebook,friendster ,twitter,my space dan lainnya merupakan salah satu contoh penghubung antara manusia satu dan lainnya ,yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun.Melihat fenomema ini,ternyata  apa yang dikatakan  Emile Durkheim benar adanya, bagaimana masyarakat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern.Melalui situs-situs jejaring social ,semuanya dapat berinteraksi ,saling berlomba-lomba saling mengaktualisassi diri dalam memenuhi kebutuhan social mereka.

Dalam tulisan Hermawan Kertajaya yang berjudul” Kehidupan Sosial Bagi Seluruh Masyarakat New Wave” menyebutkan bahwa manusia dari dulu selalu membutuhkan  rasa untuk berada dan diterima dalam suatu lingkungan social.

 Dalam piramida Maslow yang terdiri dari  Kebutuhan fisiologis ,Kebutuhan akan rasa aman ,Kebutuhan sosial ,Kebutuhan status , Aktualisasi diri. Jika dihubungkan dengan pendapat dari Emile ,adaptasi guna mempertahankan integritas dan  koherensasi ,adalah salah satu cara untuk bertahan dalam lingkungan social yang diamana  kebutuhan fisiologis ,didalamnya ada keterkaitan dengan ,kebutuhan akan rasa aman,status dan aktualisasi diri.Konektor social yang kini telah berkembang secara offline maupun online,lebih baik  dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya.Karena dengan itu ,kita dapat mudah beradaptasi di dunia maya ataupun nyata sebagai bentuk usaha dari kita untuk beradaptasi Agar merasa diterima di masyarakat.Sebagai marketer pun ,kita harus memperhatikan perkembangan dan kecanggihan teknologi yang ada,Konektor social  yang ada ,kita gunakan sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian – perhatian orang terhadap sesuatu,Di dunia new wave ini segalanya dianggap gampang dan tidak  perlu repot-repot,dengan banyaknya bermunculan forum-forum di dunia maya,ataupun perkumpulan-perkumpulan yang ada di dunia offline,kita dapat mengekspresikan diri kita sebagai bentuk upaya kita dalam mengeksplore diri kita sendiri.

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s